#InspirasiMengajarHOTS,

#MetodeMIKIR,

blog

Senin, 5 Agustus 2019

Intip Inspirasi Mengajar HOTS dengan Metode MIKIR Tanoto Foundation

 

 

 

Tahukah kamu bahwa HOTS tak sekadar model soal, tapi juga mencakup model pengajaran. Model pembelajaran yang diberikan di sekolah harus mencakup kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS. Guru dituntut harus mampu mengaplikasi dan mengadaptasi HOTS sesuai dengan kebutuhan siswa yang berbeda-beda dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KMB). agaknyanya, ini menyulitkan para guru, terutama mereka tidak mengetahui secara mendalam apa itu HOTS dan berbagai indikator pencapaiannya. Ketidaksiapan para guru inilah yang pada akhirnya menyebabkan siswa merasa bahwa model soal HOTS itu sulit, padahal tidak. Jika siswa sudah terbiasa belajar dengan metode HOTS, tentunya akan mampu mengerjakan soal HOTS.

Sebelumnya, kamu perlu tau apa itu HOTS. Nah, Jurnal Higher Order Thinking Skills karya FJ King PhD, Ludwika Goodson PhD, dan Faranak Rohani PhD di Center for Advancement of Learning and Assessment, mengemukakan bahwa HOTS merupakan perpaduan empat hal, yakni kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif, kemampuan berargumen, serta kemampuan mengambil keputusan. Selain itu, Robyn Collins, dalam tulisannya berjudul ‘Skills for the 21st Century: teaching higher-order thinking’ yang dimuat dalam situs curriculum.edu.au (2014), menyebut higher order thinking bertujuan mempersiapkan masyarakat memasuki abad ke-21. Dia banyak mengutip pendapat Brookhart dalam penjabarannya mengenai higher order thinking skills. Jelas bahwa metode pembelajaran menggunakan HOTS memang diperuntukkan untuk generasi sekarang yang sudah memasuki abad 21, tapi apakah guru kita sudah siap?

Tanoto Foundation dalam komitmennya meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten memberikan dampak terhadap bangsa. MIKIR Tanoto Foundation yang dirancang untuk mendukung metode pembelajaran yang sesuai untuk masyarakat abad 21. Melalui program PINTAR Tanoto Foundation, guru-guru diberikan pelatihan tentang mengajar menggunakan metode MIKIR ini. Pelatihan ini diharapkan dapat mengubah mindset para guru bahwa mengajar HOTS itu tidak kaku tapi fun. Metode HOTS tidak melulu tentang membahas soal dan diskusi, namun bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan fun di luar kelas. Selain itu, alat dan bahan yang digunakan pun tidak sulit, dapat memanfaatkan yang ada di sekolah saja. Para guru dilatih untuk  menggunakan metode MIKIR yang mampu mendorong anak agar aktif, kreatif, dan memiliki inisiatif sendiri. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sepakat dengan pendapat bahwa higher order thinking skills (HOTS) sebagai penilaian dan pembelajaran abad ke-21. Metode MIKIR ini mendukung pemerintah yang gencar menerapkan HOTS kedalam sistem pendidikan Indonesia. Guru-guru yang sudah dilatih untuk menggunakan metode MIKIR sudah menerapkan HOTS dalam proses pembelajaran yang ada di sekolah. Mau mendapatkan inspirasi untuk membuat metode MIKIR sendiri di kelas?  Berikut beberapa kegiatan yang menggunakan metode MIKIR Tanoto Foundation. jadi, masih mau bilang metode pengajaran HOTS itu sulit? Coba lihat yang dilakukan oleh guru-guru binaan Tanoto Foundation ini, tidak sulit kok!

Yuk, intip penerapan metode MIKIR yang sudah dilakukan oleh beberapa guru dibawah ini. Semoga ini mampu menginspirasi guru lain untuk melakukan hal yang sama didalam kelas. beberapa inspirasi mengajar HOTS dengan metode MIKIR juga dibagikan di forum peningkatan kualitas pendidikan. Mari kita dukung bersama peningkatan mutu pendidikan anak bangsa.

Posted by Sermaulipa Simbolon on Thursday, 1 August 2019

Pohon Bilangan.Hari ini belajar dengan menggunakan media yang sangat sederhana, yaitu Pohon bilangan. Adapun…

Posted by Lili Gusni on Sunday, 4 August 2019

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AUTHOR

Hotmian Simalango