Tanoto Entrepreneurship Series

Read Also

Data Maret 2016 yang dirilis Global Entrepreneurship Monitor (GEM) menunjukkan bahwa Indonesia baru memiliki sekitar 1,65 persen pelaku wirausaha dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa. Angka ini masih kalah dari negara tetangga, dimana Singapura 7% dan Malaysia 5%.

Tapi jangan khawatir, minat masyarakat Indonesia untuk berwirausaha cukup tinggi. Di Asia Tenggara, minat wirausaha masyarakat Indonesia hanya kalah dari Filipina. Tingginya minat ini juga didukung jumlah sumber daya manusia yang cukup untuk terjun di dunia bisnis.

“Indonesia memiliki jumlah anak muda yang banyak sekali. Ini merupakan modal yang bagus untuk melahirkan inovasi-inovasi baru dalam entrepreneurship. Saya menantang anak-anak muda Indonesia untuk segera menjadi entrepreneur dan berinovasi,” kata dr. Boenjamin Setiawan, pendiri PT Kalbe Farma, dalam acara Tanoto Entrepreneurship Series 2015.

Tanoto Entrepreneurship Series sendiri adalah program kerjasama antara Tanoto Foundation dengan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Tujuan program ini adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan di Indonesia, khususnya generasi muda. Kegiatan dalam Tanoto Entrepreneurship Series adalah mendatangkan entrepreneur sukses untuk berbagi pengalaman sehingga peserta bisa langsung belajar kepada mereka.

Dalam kesempatan mengisi Tanoto Entrepreneurship Series pada 2013, Joko Widodo yang sekarang menjadi Presiden Republik Indonesia mengajak anak muda Indonesia untuk tidak takut berwirausaha. Sebelum terjun ke dunia politik, Joko Widodo dikenal sebagai penguasaha mebel yang sukses.

“Jangan pernah ragu untuk memulai sebuah usaha dan jangan berpikir terlalu lama. Sebagai seorang entrepreneur, kita harus mampu membaca kondisi pasar. Kita harus mengenal produk kita dengan baik dan mendalam. Hal ini terkait dengan bagaimana memposisikan dan memasarkan produk tersebut dengan baik,” ujar Joko Widodo yang hadir dalam Tanoto Entrepreneurship Series 2013  dalam kapasitasnya sebagai pengusaha furnitur dari Kota Solo.

Untuk memulai usaha, modal besar bukanlah hal yang utama. Banyak wirausahawan sukses memulai bisnisnya dari nol, termasuk Sukanto Tanoto. Dalam Tanoto Entrepreneurship Series 2016, , Ibrahim Hasan, Anggota Dewan Penasehat Tanoto Foundation mengatakan, “Pak Sukanto Tanoto memulai bisnisnya di Belawan, Sumatera Utara sebagai seorang leveransir. Secara perlahan, beliau membangun bisnisnya Royal Golden Eagle Group. Kini, salah satu produk utama dari anak perusahaan RGE Group, yaitu Paper One, sudah dipasarkan di lebih dari 80 negara di dunia.”

(Baca: Profil Sukanto Tanoto)

Pengusaha sukses lainnya yang pernah mengisi Tanoto Entrepreneurship Series antara lain; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti; pendiri Mustika Ratu Tbk, Mooryati Sudibyo; Presiden Direktur Blue Bird Group Noni Purnomo, dan Direktur Utama GarudaFood Group Sudhamek AWS.

 


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.