Agung Baskoro Penerima Beasiswa Tanoto Foundation

Read Also

Pendidikan di Indonesia masih butuh banyak perhatian. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2011/2012, angka putus sekolah di tingkat sekolah dasar masih sekitar 248.988 anak. Faktor biaya dan fasilitas pendidikan yang tidak memadai menjadi penyebab mereka tidak bisa melanjutkan sekolah.

Hal ini juga menimpa Agung Baskoro. Semenjak kecil, ia merasa kesulitan untuk mengakses pendidikan yang bermutu. Agung juga merasakan keterbatasan biaya untuk bisa melanjutkan sekolah. Belum lagi ia berasal dari daerah yang terpencil di Sumatera Utara.

“Anak-anak, terutama yang tinggal di pedesaan, masih sulit mendapat akses terhadap pendidikan yang bermutu. Kurangnya biaya, jarak sekolah yang jauh, dan fasilitas sekolah yang tidak memadai menjadi hambatan. Hal ini juga menimpa saya,” kenang Agung Baskoro.

(Baca: Daftar Beasiswa Non-Ikatan Dinas)

Namun kini, Agung menjadi salah satu orang yang berhasil mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Kesempatan itu datang saat ia berkuliah di jurusan Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Dari tahun 2006-2009, ia terpilih menjadi Tanoto Scholar, atau penerima beasiswa dari Tanoto Foundation.

(Baca: Beasiswa Ikatan Dinas)

“Pendiri Tanoto Foundation yaitu Bapak Sukanto Tanoto putus sekolah karena harus membantu keluarganya. Tetapi Bapak Sukanto Tanoto tidak menyerah untuk selalu belajar melalui berbagai kesempatan. Melalui Tanoto Foundation ini, Bapak Sukanto Tanoto ingin melunasi mimpinya untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia,” kata Agung Baskoro.

(Baca: Profil Sukanto Tanoto)

Agung Baskoro, pemuda kelahiran Medan, 31 Mei 1986 sekarang berkarier sebagai Political Analyst di Pusat Kajian Politik Poltracking. Peraih The Next Leader (The Young Candidate) 2009 versi Metro TV ini adalah salah satu dari lebih dari 6.700 murid dan mahasiswa di Indonesia yang menjadi penerima beasiswa dari Tanoto Foundation.

Tanoto Foundation yang berbagai kegiatannya dimulai pada 1981 ini juga telah bermitra dengan 35 perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan lain Tanoto Foundation adalah meningkatkan mutu pendidikan yang bermitra dengan 466 sekolah di Jambi, Riau, dan Sumatera Utara. Kegiatan dalam peningkatan mutu pendidikan ini antara lain melatih guru dalam meningkatkan kemampuan mengajar di kelas, melatih murid untuk membiasakan hidup bersih dan sehat, dan mendorong murid untuk membaca dan mencintai buku.


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.