Read Also

Atlet angkat besi peraih medali emas Asian Games 2018 Eko Yuli Irawan turut hadir dalam pembukaan perpustakaan di SDN 011 Sering Barat, Pangkalan Kerinci, Riau, 22 September 2018. Dalam kesempatan tersebut, Eko Yuli membacakan buku cerita dan berbagi pengalaman meraih prestasi olahraga tingkat dunia.


Kegiatan tersebut merupakan bagian program #1Emas1Perpustakaan inisiatif dari Tanoto Foundation, di mana setiap emas yang diraih kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018, Tanoto Foundation akan mengembangkan satu perpustakaan di sekolah mitra.


Tanoto Foundation juga menjadi sponsor resmi dan pendukung tim Indonesia dalam Asian Games 2018. Dengan 31 emas yang diraih tim Indonesia dalam pesta olahraga terbesar di Asia tersebut, makan Tanoto Foundation akan mengembangkan 31 perpustakaan di sekolah mitra.

“Saya sangat senang senang menjadi bagian program #1Emas1Perpustakaan dari Tanoto Foundation ini. Lebih senang lagi saya dapat berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam pengembangan minat dan kemampuan baca anak-anak Indonesia,” kata Eko.


Sementara itu, CEO Global Tanoto Foundation J. Satrijo Tanudjojo yang juga turut hadir dalam pembukaan acara tersebut menegaskan bahwa program #1Emas1Perpustakaan adalah komitmen Tanoto Foundation untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Program #1Emas1Perpustakaan merupakan wujud Tanoto Foundation untuk turut merayakan keberhasilan atlet Indonesia dalam Asian Games 2018, juga sebagai komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Hal ini selaras dengan filosofi Tanoto Foundation bahwa pendidikan yang berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan peluang,” ujar Satrijo Tanudjojo.

View this post on Instagram

Membaca adalah kunci dalam kegiatan pembelajaran, karena itu orangtua harus memperkenalkannya sejak dini. Saat ini, akses untuk mendapatkan bahan bacaan pun menjadi lebih mudah, tapi bukan berarti menumbuhkan minat baca anak semakin mudah. Hadirnya gadget bisa menjadi faktor penghambat munculnya minat baca pada anak-anak. Menghadapi fenomena seperti ini, orangtua tak boleh menyerah dan harus punya cara kreatif agar minat baca anak tetap tumbuh. Ikuti 5 cara ini untuk menumbuhkan minat baca anak. Klik link di bio kami untuk info secara lengkap  #membaca #literacy #literasi #minatbaca #gerakanliterasinasional #instaeducation #instaschool #instacollege #education #school #college #life #health #knowledge #philanthropy #humanity #love #people #student #indonesia #pendidikan #tanotoscolars #tips

A post shared by Tanoto Foundation (@tanotoeducation) on


Sebelumnya, Tanoto Foundation telah menjalankan kegiatan kampanye peningkatan minat dan kemampuan membaca anak-anak Indonesia sejak 2010. Melalui kegiatan ini, Tanoto Foundation telah merenovasi dan membangun perpustakaan di 186 sekolah, mendonasikan lebih dari 32.000 buku, dan melatih lebih dari 1.800 guru dalam mengelola perpustakaan di wilayah pedesaan di Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Utara.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *