Read Also

Kepala sekolah memegang peran penting terhadap keberhasilan pendidikan karena kepala sekolah punya kewenangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran di sekolah. Maka dari itu, kreativitas, kemampuan tata kelola, serta kepemimpinan wajib dimiliki oleh seorang kepala sekolah.

Untuk mendukung peningkatan kompetensi kepala sekolah, Tanoto Foundation mengadakan serangkaian pelatihan di tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, dan Jambi, mulai Maret hingga Mei 2018. Tujuan pelatihan ini adalah agar kepala sekolah bisa menerapkan praktik terbaik di dunia pendidikan dalam upaya meningkatkan proses pembelajaran di kelas.

Pelatihan ini mendapat sambutan baik dari dinas pendidikan setempat, pengawas sekolah, dan kepala sekolah. Dalam pelatihan di Jambi, kepala sekolah dan pengawas sekolah dilatih mengembangkan mutu sekolah melalui penguatan pembelajaran aktif, budaya baca, manajemen berbasis sekolah, dan peran serta masyarakat.

“Pelatihan ini sangat menarik, pengawas dan kepala sekolah nantinya dapat mengembangkan materi ini bersama-sama di sekolah masing-masing. Saya berencana akan membimbing kepala sekolah dalam hal penerapannya,” tutur Pahrawi, M.Pd, Pengawas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Jambi.

Elita, Kepala Sekolah SDN 92/V Gemuruh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kemajuan sekolahnya.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya bisa mengoreksi kembali pekerjaan-pekerjaan saya yang perlu dimaksimalkan lagi. Untuk proses belajar mengajar, saya akan mendorong para guru untuk lebih banyak lagi menggunakan media pembelajaran sehingga anak-anak semakin bersemangat. Sedangkan untuk budaya baca, saya sudah terpikir untuk membuat duta baca di tiap-tiap kelas,” kata Elita.

Sementara itu, dalam pelatihan di Riau, kepala sekolah diajak untuk belajar mengembangkan sekolah secara menyeluruh. Salah satu peserta dari SDN 01 Pelalawan, Riau, Apriliyanti mengatakan pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai kepala sekolah.

“Dari pelatihan ini mengajarkan saya bagaimana menjadi seorang manajer yang bisa mengelola, mengembangkan, dan mengevaluasi performa sumber daya yang dimiliki sekolah. Saya juga merasa sangat terbantu dalam melaksanakan fungsi saya sebagai kepala Sekolah,” ujarnya.

Sedangkan pelatihan di Sumatera Utara lebih berfokus bagaimana peran sekolah dalam mencipatkan proses pembalajaran aktif dan peningkatan minat baca di sekolahnya. Menurut Rodiah, Kepala SDN 014736 Karang Baru, Talawi, Sumatera Utara, pelatihan ini membantu dirinya dan kepala sekolah lain dalam menerapkan pembelajaran aktif dan meningkatkan minat baca murid.

“Materi-materi yang diberikan dalam pelatihan ini membantu kami dalam melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah dengan mendukung guru menerapkan pembelajaran aktif dan melaksanakan program budaya baca. Hasil pelatihan ini akan saya terapkan di sekolah agar guru-guru kami dapat menumbuhkan karakter dalam meningkatkan prestasi sekolah kami,” ujar Rodiah.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *