Read Also

Pada 18-21 Mei 2018, sebanyak 42 mahasiswa dan dua profesor dari The Wharton School of the University of Pennsylvania dan Singapore Management University (SMU) berkunjung ke perusahaan-perusahaan Royal Golden Eagle (RGE) Group di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Global Modular Courses, sebuah program kerja sama antara The Wharton School dengan Tanoto Foundation yang sudah dilakukan sejak 2013. Global Modular Courses bertujuan memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami peluang-peluang bisnis dan praktik-praktik keberlanjutan (sustainability) langsung dari lapangan.

Setiap tahun, mahasiswa The Wharton School mengunjungi Indonesia dan negara ASEAN lain untuk belajar langsung mengenai peluang bisnis dan tantangan yang dihadapi. Di antaranya, para peserta belajar mengenai praktik keberlanjutan yang sudah dilakukan perusahaan-perusahaan RGE Group di Riau.

Para peserta bisa melihat secara langsung praktik keberlanjutan dalam industri kertas mulai dari riset kultur jaringan di RGE Technology Center dan pengembangan bibit akasia di Kerinci Central Nursery. Setelah itu peserta juga melihat proses pembuatan kertas di pabrik PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) hingga menjadi produk kertas PaperOne yang siap untuk didistribusikan ke lebih dari 85 negara.

Baik mahasiswa maupun profesor yang mendampingi terlihat antusias dalam mengikuti setiap kunjungan. Termasuk Profesor Janice Bellace dari Wharton School of the University of Pennsylvania yang aktif bertanya di setiap lokasi kunjungan.

Para peserta juga diajak belajar bagaimana perusahaan Asian Agri mengelola perkebunan kelapa sawit dan mengolah tandan buah segar menjadi menjadi minyak. Yang menarik adalah penggunaan predator alami burung hantu untuk menanggulangi hama kelapa sawit.

Selain kunjungan industri, mereka juga belajar membatik di Rumah Batik Andalan binaan Community Development RAPP. Rumah batik ini telah menghasilkan beberapa motif batik khas Riau seperti batik Bono yang terinspirasi dari ombak Bono di Sungai Kampar, Riau.

Kegiatan berikutnya adalah melakukan kunjungan ke Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau untuk mengetahui bagaimana kehidupan penduduk lokal di sekitar daerah operasional RAPP. Dalam kunjungan ini, peserta menyerahkan peralatan penunjang posyandu kepada Kepala Desa Kuala Terusan, Abi Hurairah.

Selain Global Modular Courses, kegiatan kerja sama lain antara Tanoto Foundation dan The Wharton School adalah Global Faculty Development Program. Kegiatan ini merupakan pengiriman dosen Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada untuk belajar kepada para profesor The Wharton School tentang bagaimana membuat penelitian agar bisa diterbitkan di jurnal utama internasional.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *