• ‘Saya harus meninggalkan sekolah ketika usia saya 17 tahun. Sekarang saya ingin memberikan kepada orang lain
    +
  • ‘Aspek terpenting dari program pengembangan masyarakat kami adalah untuk melengkapi masyarakat dengan keahlian, agar mereka dapat
    +
  • "Setiap orang harus diberikan kesempatan yang sama untuk meraih potensi tertinggi mereka"
    +

Pekanbaru - RiauInfo (17 Juni 2009)

 

 

Untuk meningkatkan kapasitas petani binaan melalui integrasi usaha pertanian dengan perikanan dan peternakan, Corporate Social Responsibility (CSR) Department PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) bersama Tanoto Foundation mengadakan Pelatihan Sistem Petani Terpadu (SPT) angkatan pertama tahun 2009. 

Pelatihan yang diikuti 31 peserta yang merupakan calon petani binaan di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak ini, dibuka secara resmi oleh Direktur PT RAPP Thomas Handoko, Rabu (17/6).

Pelatihan dilaksanakan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) CSR PT RAPP Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.  Hadir pada kesempatan tersebut Kabid Pengembangan Perikannan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelauatan Kabupaten Pelalawan Ikhwanulsyah, Direktur CSR PT RAPP Amru Mahalli, General Manager SGR PT RAPP Herman Gazali serta sejumlah undangan lainnya. 

Menurut Amru Mahalli, Direktur CSR PT RAPP, para petani ini akan menerima materi tentang pertanian, peternakan, perikanan dan pengetahuan lainnya yang mendukung dalam penerapan di lapangan nantinya, selama satu pekan.

"Setiap harinya para peserta memulai aktivitas diawali dengan senam pagi dilanjutkan dengan materi teori dan praktek di lapangan dan akan selesai pada sore hari.  Malamnya akan dilanjutkan dengan pemantapan materi pelatihan yang telah diterima pada siang harinya," jelas Amru di sela-sela kegiatan pembukaan acara pelatihan.

Direktur PT RAPP Thomas Handoko dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan yang mempunyai misi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar.   Pelatihan ini, kata Thomas diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan seluruh peserta dalam menerapkan konsep pertanian terpadu yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan.

Dengan adanya pelatihan yang menggabungkan kinsep teori dan praktik ini, diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan seluruh peserta dan dapat diterapkan ditempat asal masing-masing.  Yang lebih penting lagi melalui pelatihan ini diharapkan terjadi perubahan pola sikap yang lebih positif terutama dalam menjalani kehidupan sebagai petani," kata Thomas. 

Thomas juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga lebih berguna terutama dalam hal peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Di bagian lain, Direktur CSR PT RAPP mengatakan, tahun 2009 ini CSR PT RAPP merencanakan akan melatih lebih dari seratus petani dari berbagai desa sekitar wilayah operasional perusahaan.  Pelatihan ini, kata Amru dibagi dalam empat angkatan masing-masing dua pelatihan di adakan di BPPUT Pelalawan dan dua pelatihan lainnya di BPPUT Siak dan Kuantan Singingi.

"PT RAPP mempunyai tiga BBPUT sebagai tempat pelatihan untuk mendukung program-program CSR-nya.  Program SPT ini tidak hanya program pelatihan, namun akan dimonitor di lapangan dalam proses pendampingan olh CD Officer kita dilapangan." ungkap Amru.

Ditambahkannya, pelatihan yang diadakan saat ini merupakan entry-point untuk keberlanjutan program kedepan.  Diharapkan juga, petani yang sudah dilatih akan berbagi ilmu dengan masyrakat lainnya melalui kelompok tani yang ada di desa masing-masing. (ad)

www.riauinfo.com