Pada tahun 2010, hanya 31% dari bayi yang baru lahir menerima paling sedikit tiga kali pemeriksaan neonatal oleh tenaga kesehatan dalam waktu 28 hari setelah lahir. Selanjutnya hanya 49% dari anak-anak yang berusia di bawah lima tahun ditimbang empat kali atau lebih dalam jangka waktu 6 bulan.

Hal ini berarti pelayanan kesehatan bagi bayi yang baru lahir dan anak berusia di bawah lima tahun  tidak memenuhi standar. Masalah-masalah ini, serta angka kematian ibu yang tinggi, berhubungan dengan kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan utama dan kurangnya fasilitas di puskesmas setempat.

Dalam upaya kami untuk mendukung terciptanya nilai-nilai bersama, Tanoto Foundation bekerja  sama dengan mitra korporasi APRIL dan Asian Agri, untuk membantu peningkatan kualitas Pos Pelayanan Terpandu (Posyandu) berbasis masyarakat dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang didukung pemerintah. Ke dua fasilitas ini merupakan penyedia utama layanan kesehatan untuk masyarakat di daerah pedesaan di Indonesia.

Tanoto Foundation meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat lokal di Sumatera Utara, Riau, dan Jambi melalui:

  • Penyediaan peralatan penting untuk Posyandu dan Poskesdes.
  • Konstruksi dan rehabilitasi Posyandu dan Poskesdes.
  • Pelatihan bagi petugas kesehatan.
  • Pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat umum di daerah terlayani.
  • Melakukan kampanye kesehatan.

PENCAPAIAN

Pencapaian pada tanggal 31 Desember 2015 :

  • Melakukan 158 sesi pelatihan bagi kader kesehatan setempat.
  • Terdistribusi 19.000 paket makanan komplementari ..
  • Mendukung 145 Posyandu dan Poskesdes.

ACCESS-ID

TANTANGAN

Kekurangan dana dan tenaga kerja yang dihadapi oleh Posyandu dan Poskesdes berakibat pada kurang efektifnya  pelayanan kesehatan dasar serta kegiatan pendukung terkait.

DAMPAK

Lebih dari 31.000 orang dari 161 desa dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih baik.