EMP 4

Tanoto Foundation bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan meningkatkan akses terhadap fasilitas dasar seperti air bersih dan sanitasi, akses terhadap layanan publik yang berkualitas terkait kesehatan, dan mendukung kemajuan teknologi yang meningkatkan kualitas hidup. Kami juga menyediakan bantuan tanggap darurat dan bantuan pemulihan kepada masyarakat korban bencana alam.

Sebuah studi oleh Bank Dunia menunjukkan bahwa biaya perawatan kesehatan berdampak sangat berat khususnya bagi mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan. Pada saat seseorang jatuh sakit, maka akan ada pengeluaran untuk berbagai biaya seperti biaya perawatan, transportasi tambahan, dan potensi kehilangan pendapatan dari anggota keluarga yang tidak bisa bekerja.

Sebagian besar masalah penyakit disebabkan oleh faktor yang berhubungan dengan sanitasi, kebersihan, dan akses terhadap air bersih. Studi Bank Dunia menunjukkan bahwa Indonesia kehilangan Rp 6,3 miliar per tahun (sekitar 2,4% dari PDB secara keseluruhan) karena masyarakat mengalami kondisi kesehatan yang  tidak baik. Adapun kondisi tersebut berhubungan dengan sanitasi yang buruk, kebersihan, dan kurangnya akses terhadap air bersih.

ENHANCING-ID

Pada tahun 2014, Laporan Indonesia Millennium Development Goals menyatakan bahwa hanya 56% rumah tangga di daerah pedesaan memiliki akses terhadap  air bersih, dibandingkan dengan 81% di daerah perkotaan. Biro Pusat Statistik Indonesia melaporkan bahwa pada tahun 2013 persentase masyarakat pedesaan yang memiliki akses terhadap  air bersih di Sumatera Utara, Riau dan Jambi adalah masing-masing 54%, 64% dan 52%.

Selain itu, hanya 45% dari rumah tangga di perdesaan memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak, dibandingkan dengan 77% di daerah perkotaan. Pada tahun 2013, persentase masyarakat pedesaan yang memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak di Sumatera Utara, Riau dan Jambi adalah masing-masing 45%, 44% dan 44%.

Saat ini, perbaikan yang mendasar diperlukan di sektor kesehatan. Misalnya, angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 adalah 228, dua kali lebih tinggi dari angka target 102. Demikian pula, angka kematian balita per 1.000 kelahiran hidup adalah 40. Angka ini 30% lebih tinggi dari angka target 32.

Peningkatan akses terhadap kebutuhan dasar akan memberikan kontribusi dalam perbaikan standar kehidupan sekitar 35 juta rumah tangga di pedesaan Indonesia.

Kami mencoba mengatasi tantangan yang ada melalui dua pendekatan. Pendekatan langsung yang dilakukan oleh Tanoto Foundation meliputi penyediaan fasilitas tambahan untuk masyarakat, perbaikan  fasilitas masyarakat yang ada, dan tanggap bencana. Sementara itu, pendekatan secara tidak langsung dilakukan melalui investasi dalam pengembangan teknologi yang meningkatkan kualitas hidup. Program kami mencakup:

  1. Fasilitas sanitasi dan air untuk masyarakat
  2. Akses terhadap perawatan kesehatan utama
  3. Mendukung pemberdayaan perempuan
  4. Tanggap Bencana
  5. Dukungan terhadap penelitian kesehatan

Kami juga mendukung penciptaan nilai bersama melalui kemitraan dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar masyarakat. Hal ini dilakukan di daerah-daerah di mana kebutuhan masyarakat dan bisnis  memiliki solusi yang sama.

Program Tanoto Foundation sesuai dengan Sustainable Development Goals yang berkaitan dengan perbaikan gizi dan kesehatan, akses terhadap air dan energi yang berkelanjutan, dan pemberdayaan perempuan.