Read Also

Salah satu cara untuk mencegah terjangkitnya penyakit adalah dengan pemberian vaksin yang tepat. Vaksin akan mendorong tubuh untuk membuat kekebalan terhadap suatu penyakit. Untuk itu, dibutuhkan penelitian dan uji coba yang intensif dan cepat agar vaksin yang dihasilkan bisa tersedia tepat waktu dan efektif dalam menangkal penyakit.

Hal itu diungkapkan Belinda Tanoto, Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama dengan SingHealth Duke-NUS Academic Medical Centre dalam mendirikan Viral Research and Experimental Centre (ViREMiCs) di Singapura, 28 Maret 2017. Dukungan dari Tanoto Foundation tersebut dapat mempercepat proses kerja ViREMiCS dan memungkinkan mereka untuk uji pra-klinis dan klinis dalam waktu sesingkat mungkin.

“Salah satu kunci dalam mencegah penyebaran infeksi agar tidak menjadi wabah yang tak terkendali adalah penanganan yang efektif, tepat waktu, dan pemberian vaksin. Viral Research and Experimental Centre ini mempunyai kemampuan dalam akselerasi uji coba klinis terhadap vaksin dan mengembangkan obat melalui penggunaan piranti molekular yang akan menghasilkan solusi medis yang cepat dan berpotensi menyelamatkan banyak nyawa,” kata Belinda Tanoto.

Tanoto Fundation merupakan lembaga filantropi yang berupaya menjadi pusat unggulan dalam penanggulangan kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup. Dalam bidang peningkatan kualitas hidup, salah satu programnya adalah mendukung sektor kesehatan, di antaranya bekerja sama dengan SingHealth Duke-NUS Academic Medical Centre dalam penelitian kesehatan.

“Ketika seseorang tiba-tiba jatuh sakit, dampaknya akan terasa dengan cepat dan luas. Tekanan fisik dan emosional sebagai akibat dari penyakit, akan semakin parah ketika penderita mengalami ketidakmampuan untuk bekerja, hilangnya pendapatan, dan tingginya biaya pengobatan. Seringkali, dampak dari penyakit adalah beban keuangan dan tekanan emosi. Semakin cepat penanganan yang efektif diberikan kepada penderita, semakin tinggi kesempatan mereka untuk pulih dan mendapatkan kembali kualitas hidupnya,” tambah Belinda Tanoto.

“Dukungan terhadap ViREMiCs tak hanya melanjutkan komitmen Tanoto Foundation dalam mendukung penelitian kesehatan, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas yang berisiko terkena wabah penyakit. Kami sangat senang dan berharap untuk bisa melihat prestasi dan terobosan baru dari ViREMiCs,” jelas Belinda Tanoto.

Kerja sama Tanoto Foundation dengan SingHealth Duke-NUS Academic Medical Centre sudah terjalin sejak 2013 dalam program Tanoto Foundation Professorship di bidang penelitian diabetes. Dukungan ini berupa bantuan sebesar S$2,5 juta kepada ilmuwan terkenal Karl Tryggvason.

Pada September 2014, pendiri Tanoto Foundation, Sukanto Tanoto, menyerahkan secara langsung bantuan sebesar S$3 juta dalam program Tanoto Foundation Professorship di bidang pengobatan kardiovaskular dan pendanaan riset di National Heart Research Institute, Singapura. Dalam program tersebut, dukungan professorship diberikan kepada Professor Stuart Cook.

Pada Mei 2016, Tanoto Foundation memberikan dukungan kepada ilmuwan kanker terkemuka Professor Lim Soon Thye dan menobatkannya sebagai Professor Tanoto Foundation di Bidang Onkologi Medis melalui bantuan sebesar S$2,5 juta.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *