Read Also

Walter Sitorus adalah Kepala Sekolah SDN 51 / V, Merlung, Riau. Tidak terlalu lama dari sekarang, sekolahnya menghadapi situasi agak sulit. toilet sekolah tidak berfungsi dengan baik karena tidak ada air. “Pada waktu itu, hanya guru yang bisa menggunakan toilet. Dan kami harus mengambil air dari sebuah rumah di dekatnya. Kami menyadari bahwa kami tidak bisa terus melakukan hal ini karena siswa juga perlu menggunakan fasilitas ini,” kata Walter.

Karena sekolah itu terletak di dekat daerah operasional Asian Agri, Walter mengirim proposal kepada perusahaan agar sekolah bisa memiliki akses yang lebih baik terhadap air bersih.

Sebagai bagian dari program pengembangan masyarakat, Asian Agri bekerja dalam kemitraan dengan Tanoto Foundation untuk meningkatkan akses masyarakat desa terhadap air bersih. Program ini terbuka bagi masyarakat di tingkat desa atau sekolah yang beroperasi di desa.

Menanggapi usulan dari sekolah lokal, SDN 51 / V, Merlung, Provinsi Jambi, Asian Agri membuatkan sumur, 1.000 liter wadah air, pompa air, dan sistem instalasi air. Tanoto Foundation melatih guru tentang bagaimana mengelola dan memelihara fasilitas air bersih.

“Sekarang lebih dari dua ratus siswa dan guru memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan air bersih,” Walter Sitorus mengungkapkan kegembiraanya kepada Tanoto Foundation.

Anak-anak sekarang dapat mencuci tangan dan menggunakan kamar mandi bersih secara teratur, mereka kini menghadapi penurunan risiko kesehatan yang berhubungan dengan kebersihan. Program air bersih memberikan kontribusi secara menyeluruh untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *