Read Also

Setelah pensiun dari mengajar di sekolah dasar setempat, Haji Zamhur atau lebih dikenal sebagai Pak Haji bergabung dengan Program Pengembangan UKM pada tahun 2001. Pada saat itu, sebagai bagian dari program pengembangan masyarakat, APRIL memutuskan untuk melakukan outsourcing dalam proses pembuatan pallet dan mengundang  pengusaha lokal untuk berpartisipasi dalam program ini.

Pak Haji, yang kebetulan memiliki workshop pengolahan kayu kecil, merespons peluang dan berhasil melewati proses seleksi.

Pak Haji dilatih bagaimana untuk menghasilkan palet yang memenuhi spesifikasi yang ketat dari APRIL. April juga menyediakan Pak Haji peralatan produksi dan peralatan lainnya. Ia juga dilatih mengenai bisnis dan arus kas manajemen. Untuk memastikan bahwa Pak Haji mampu menjaga kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman, April dan Tanoto Foundation terus memberikan pembinaan dan mentoring.

Hari ini, setelah 14 tahun berbisnis, Pak Haji terus memproduksi palet untuk April. Dia sekarang menjalankan dua lokakarya di Pangkalan Kerinci dan Pekanbaru, yang keduanya akan diteruskan kepada anaknya. Setiap bulan, bisnis mereka menghasilkan sekitar Rp 20-28000000 pendapatan, yang merupakan peningkatan yang signifikan dari apa yang ia dapatkan dari pekerjaan sebelumnya.

“Hal ini penting untuk menjaga nama baik Anda. Jangan berutang uang kepada siapa pun. Dengan pelatihan yang tepat, saya merasa rasa pemberdayaan untuk bisnis saya”, Pak Haji memberikan saran bagi mereka yang berencana untuk berpartisipasi dalam Program Pengembangan UKM Lokal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *