Read Also

Kreativitas ternyata bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Hal itulah yang tergambar dalam Roll Out Pelita Guru Mandiri (PGM) yang digelar di SDN 004 Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau oleh Tanoto Foundation.

Melalui program Pelita Guru Mandiri, Tanoto Foundation mengadakan berbagai pelatihan untuk guru dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas mereka.

Roll out adalah program lanjutan dari kegiatan Pelita Guru Mandiri sebelumnya yaitu Training of Trainer. “Sebelum mengikuti pelatihan Pelita Guru Mandiri dari Tanoto Foundation, saya tidak pernah membayangkan akan membuat alat pembelajaran sederhana.Setelah saya coba sendiri, ternyata tidak terlalu sulit dan bisa memanfaatkan bahan sederhana di sekitar kita,” kata Ibu Erliza, guru SDN Bernas, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Dalam pelatihan ini, guru-guru terlihat cepat menyerap konsep yang dijelaskan. Mereka bisa membuat media ajar sederhana. Bahkan beberapa guru memanfaatkan peralatan yang sangat sederhana untuk mengajarkan pelajaran.

Salah satunya dengan memanfaatkan sudut keramik untuk mengajarkan bilangan dan jarak. Cara sederhana tapi sangat bermanfaat, karena memudahkan murid dan bisa dilakukan sambal bermain.

Pelatihan Roll Out PGM ini juga membahas metode pengajaran berbasis Project Approach. Metode pengajaran ini bisa membantu guru dalam membuat sebuah penelitian sederhana yang dilakukan oleh murid.

Guru mengajak murid untuk menentukan topik penelitian sederhana di sekitar sekolah. Di akhir sesi, murid diminta menyimpulkan hasil pengamatan tersebut. Metode ini membuat murid bisa berpikir lebih kritis dan bahkan bisa menjadi dasar penelitian ilmiah lebih lanjut.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *