Read Also

Mulai tahun ini, kegiatankegiatan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 158/V Lampisi, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi terlihat lebih semarak. Penyebabnya adalah kehadiran “Paguyuban Kelas” di sekolah ini.

Paguyuban Kelas adalah komunitas yang berisi wali murid, mulai dari kelas I hingga kelas VI. “Pembentukan Paguyuban Kelas bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan sekolah. Apa yang kami lakukan tidak terlepas dari peran dan dukungan Tanoto Foundation di sekolah kami. Akhirnya kami bisa memberdayakan masyarakat dalam memajukan sekolah,” kata Sri Utami, Kepala SDN 158/V Lampisi.

Paguyuban kelas di SDN 159/V Lampisi pun langsung bekerja setelah terbentuk. Salah satu program suksesnya adalah pembangunan musala di lingkungan sekolah tersebut. Setelah melakukan rapat antara kepala sekolah, komite sekolah, dan paguyuban kelas disepakati pembangunan musala dengan biaya swadaya. Saat ini sudah berdiri musala di SDN 158/V Lampisi dan merupakan musala pertama hasil dari swadaya masyarakat di daerah Renah Mendaluh.

Tidak hanya sebatas membangun prasarana sekolah seperti musala, kerja sama antara pihak sekolah dan masyarakat juga membantu program peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Anggota Paguyuban Kelas yang merupakan orangtua murid akan mendukung perbaikan program belajar mengajar di sekolah.

Program Tanoto Foundation yang diterapkan di sekolah tersebut seperti metode PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Menyenangkan) mendapat dukungan dari Paguyuban Kelas.

Ditulis oleh Jazuli, Tanoto Foundation Jambi


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *