Read Also

Hidup itu bukan lomba lari, melainkan lomba berbagi. Mengejar mimpi pribadi itu penting, tapi bila tak membawa manfaat bagi orang lain, akan terasa kurang berarti. Itulah niat yang ditetapkan oleh anggota Tanoto Scholars Association Universitas Diponegoro, Semarang. Berbagi dan bermanfaat bagi orang lain adalah penjabaran dari nilai yang kami dapat dari Tanoto Foundation, “pay it forward”.

Kami, TSA Undip, mengadakan program community development jangka panjang pada 2017, dari April hingga November. Lokasi program kami adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khaeriyah di Desa Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kami mengadakan beberapa program di madrasah ini.

Ada empat program utama dalam kegiatan kami yaitu Sabtu ceria, Sabtu bersih dan sehat, Sabtu menanam, dan penataan perpustakaan. Sabtu ceria adalah program mengajar dan mendongeng untuk murid MI Al Khaeriyah, Sabtu bersih dan sehat adalah program mengajarkan pola hidup bersih dan sehat, dan Sabtu menanam adalah program penghijauan di lingkungan sekolah. Satu program lagi, penataan perpustakaan adalah program renovasi perpustakaan sekolah.

“Program Tanoto Scholars Universitas Diponegoro ini sangat kreatif. Mural yang dibuat di dalam perpustakaan membuat ruangan perpustakaan terasa lebih hidup dan muridmurid jadi tertarik untuk datang ke perpustakaan. Terima kasih juga untuk sumbangan bukunya,” kata Pak Muflikhun, Kepala MI Al Khaeriyah.

Semoga kegiatan yang kami lakukan selama tujuh bulan di MI Al Khaeriyah bisa membawa perubahan positif bagi lingkungan sekolah ini.

Ditulis oleh Niko Karuniawan, Tanoto Scholar dari Universitas Diponegoro


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *