Read Also

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam masyarakat. Mengingat pentingnya air bersih, penerima beasiswa Tanoto Foundation yang tergabung dalam Tanoto Scholars Association Universitas Mulawarman Samarinda berinisiatif membantu masyarakat Desa Muang Dalam RT 34, Lempake.

Desa Muang merupakan desa binaan TSA Mulawarman yang jauh dari pusat kota Samarinda. Hingga hari ini, desa tersebut belum memiliki akses air bersih yang memadai. “Masyarakat dari dulu menggunakan air ledeng”, kata Bapak Ismanu, ketua RT 34, Desa Muang Dalam.

Kondisi air yang kuning, kotor, dan berbau membuat para Tanoto Scholars membantu menciptakan solusi dengan filter air sederhana. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga. Dengan solusi tersebut, warga  memiliki harapan dan kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Filter air diberikan secara gratis kepada kurang lebih 20 kepala keluarga, juga dipasang pada tempat ibadah dan  posyandu yang berada di desa tersebut. Selain itu, para Tanoto Scholars berbagi informasi tentang bagaimana membuat alat filter air tersebut. Diharapkan, masyarakat dapat mandiri untuk merakit atau melakukan pemeliharaan terhadap alat tersebut, jadi walaupun ada kendala masyarakat dapat mengetahui bagaimana memperbaikinya.

Cara membuat alat tersebut sangatlah mudah dan murah. Satu alat diperkirakan menghabiskan Rp100.000. Dengan filter air yang sederhana, masyarakat sudah dapat menciptakan solusi bagi permasalahan mereka selama ini.

“Insya Allah sangat bermanfaat, karena dapat langsung digunakan oleh warga”, demikian kata penutup yang disampaikan oleh Bapak Ismanu.

Mengimplementasikan ilmu yang diperoleh daari bangku kuliah merupakan salah satu alasan mengapa Tanoto Scholars mengadakan program kerja tersebut. Selain itu, Scholars menyadari bahwa program kerja yang baik ialah program kerja yang berangkat dari masyarakat itu sendiri.

Terima kasih kepada Tanoto Foundation yang dapat memberikan kehidupan yang lebih layak kepada masyarakat RT 34 Desa muang Dalam, Samarinda dan memberikan kesempatan kepada Tanoto Scholars untuk mewujudkan mimpi dan berbagi kepada masyarakat sekitar.

Ditulis oleh Magdalena Maristia, Tanoto Scholar dari Universitas Mulawarman Samarinda.

 


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *