Read Also

Ada momen istimewa di kantor Tanoto Foundation pada 15 Juli 2017. Sekitar 100 orang berkumpul di kantor Tanoto Foundation di hari Sabtu tersebut. Mereka adalah para alumni Tanoto Scholars yang sudah berkarya dan berkarier di berbagai perusahaan besar di Indonesia.

Acara Alumni Tanoto Scholars Gathering 2017 ini menunjukkan terjalinnya ikatan kekeluargaan yang erat antara Tanoto Foundation dengan para penerima beasiswa-nya, meskipun status mereka bukan mahasiswa lagi.

“Saya sangat senang melihat Tanoto Scholars punya rasa memiliki terhadap nilai dari Tanoto Foundation. Semangat pay it forward teman-teman tetap besar. Mari kita tetap menjaga semangat berbagi. Bagi yang punya uang memberikan uang, yang punya waktu memberikan waktu, dan yang punya ilmu memberikan ilmu. Sebab, kita hidup di dunia itu tidak sendiri,” kata Belinda Tanoto, Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation.

Selain menjadi acara temu kangen, acara ini juga diisi dengan materi-materi mengenai pengembangan diri. Pembicara yang mengisi acara ini adalah Meidyatama Suryodiningrat, Direktur Utama Kantor Berita Antara; Rudi Fajar, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper; dan Fonny Lomanorek, Head of Human Resources Royal Golden Eagle (RGE).

Ketiga pembicara mengangkat tema mengenai pengembangan karier. Meidyatama berbagi pengalaman mengenai integritas, kerja keras, dan tekad berkarya untuk Indonesia, yang mengantar dirinya mencapai posisi seperti saat ini. Rudi Fajar menambahkan, selain kerja keras orang juga harus berpegang teguh pada tata nilai yang kuat dalam bekerja. Sementara Fonny Lomanorek menjelaskan mengenai peluang dan jenjang karier di RGE Group.

“Kesan saya acara ini sangat baik, karena bisa membangun silaturahmi. Semoga acara ini bisa diadakan secara rutin, kalau bisa tidak hanya di Jakarta. Hari ini kami mendapat banyak inspirasi dari pembicara. Tak ada salahnya, acara selanjutnya ada alumni yang berbagi inspirasi,” kata Caroline Herawati Manik, alumni Tanoto Scholar dari Universitas Gadjah Mada yang sekarang bekerja sebagai Staf Ahli Dewan Pertimbangan Presiden.

“Acara ini bagus sekali dan semoga ke depan semakin solid hubungan alumni Tanoto Scholars. Semoga ke depan ada acara yang diinisiasi oleh para alumni juga,” kata Jaja Netra Puspita, alumni Tanoto Scholars dari Universitas Indonesia, yang kini bekerja sebagai Business Improvement Specialist di sebuah perusahaan asuransi nasional.

Tak hanya sekadar berkumpul dan bertemu dalam sebuah reuni, para alumni juga juga membuat platform baru yaitu Facebook Group sebagai media komunikasi antaralumni. Sebagai langkah awal, para alumni juga membuat program nyata berupa pengumpulan buku untuk didonasikan kepada sekolah-sekolah mitra Tanoto Foundation di daerah pedesaan.

Dari jumlah buku yang terkumpul tersebut, Tanoto Foundation menggandakannya menjadi dua kali lipat. “Tanoto Scholars Alumni Gathering adalah wujud komitmen Tanoto Foundation secara berkelanjutan untuk ikut mengembangkan pemimpin masa depan Indonesia. Alumni yang hadir adalah para pemimpin dan calon pemimpin Indonesia,” kata Ketua Pengurus Tanoto Foundation, Sihol Aritonang.

Menurut data alumni Tanoto Foundation, 67% alumni bekerja di perusahaan multinasional, BUMN, dan swasta nasional. Lalu 16% berprofesi sebagai dosen dan melanjutkan studi S2, 50% menduduki jabatan manajer di perusahaan tempat mereka bekerja.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *