Read Also

The Hong Kong University of Science and Technology School of Business and Management (HKUST Business School) menggelar Forum BizInsight@HKUST pada 13 September 2017. Forum ini menghadirkan para ilmuwan di bidang kajian bisnis keluarga dan para pemimpin dinamis untuk membahas masa depan bisnis keluarga.

Lebih dari 160 pemimpin bisnis, profesional yang bekerja untuk bisnis keluarga, dan tamu dari komunitas HKUST juga berkumpul untuk mengapresiasi pembaruan dukungan dari Tanoto Foundation kepada HKUST’s Tanoto Center for Asian Family Business and Entrepreneurship Studies (Pusat Kajian Tanoto tentang Kewirausahaan dan Bisnis Keluarga  Asia di HKUST).

“HKUST adalah pelopor dalam pendidikan bisnis global yang didedikasikan untuk mendukung pemimpin masa depan dan meningkatkan pemahamannya akan isu-isu yang berdampak signifikan terhadap ekonomi dunia,” kata Prof Tony F Chan, Presiden HKUST. “Dukungan yang tulus dan terus menerus dari Tanoto Foundation telah memberi dorongan kuat bagi peneliti kami untuk mengembangkan studi yang relevan dan kajian kaya konten yang berkontribusi pada bisnis keluarga dan kewirausahaan di ​​Asia.”

“Kami sangat percaya pada pendidikan dan nilai penelitian yang berkualitas,” kata Sukanto Tanoto, Pendiri Tanoto Foundation dan Chairman RGE Group. “Tahun 2017 menandai 50 tahun perjalanan wirausaha saya. Ini adalah harapan tulus saya bahwa Pusat Kajian ini akan terus bekerja dengan baik dan membantu lebih banyak bisnis keluarga di Asia, melindungi, dan melestarikan kemakmuran, dan memberikan warisan dan harmoni selama beberapa generasi.”

Dipimpin oleh Prof Roger King sebagai direktur, Tanoto Center bercita-cita untuk menjadi pusat penelitian terkemuka dalam memahami bidang bisnis dan kewirausahaan keluarga yang sedang berkembang. Tanoto Center juga menjembatani kesenjangan pengetahuan antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan.

“Kami berkeyakinan kuat bahwa belajar dari kasus kehidupan nyata yang dimiliki keluarga adalah salah satu cara paling efektif untuk memahami masalah dan kompleksitas bisnis keluarga,” kata Profesor King. Dia mempresentasikan tren dan arah masa depan bisnis keluarga Tionghoa, membahas pentingnya bisnis mereka sebagai penyumbang utama ekonomi dunia, dan bagaimana beberapa orang melepaskan diri dari industri tradisional untuk mengembangkan usaha baru.

Tema yang dibawakannya diikuti dengan diskusi panel interaktif bersama Richie Eu, Managing Director Eu Yan Sang Trading (Hong Kong) Limited; Nisa Leung, Managing Partner Qiming Venture Partners; dan Kevin Wong, CEO Origami Labs dan General Manager Kowloon Watch Company. Diskusi ini dimoderatori oleh Prof Winnie Peng, Direktur Associate Tanoto Center. Mewakili generasi muda dalam keluarga, tiga pembicara panel tersebut berbagi pengalaman wirausaha mereka, baik di dalam maupun di luar bisnis keluarga. Mereka juga berbagi perspektif tentang masa depan.

Artikel ini merupakan hasil terjemahan dari www.ust.hk


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *