Read Also

Kecintaan Sugiarti pada sekolah membuatnya ingin menciptakan ciri khas pada sekolahnya.  Ada karakter khusus yang harus dimiliki murid-muridnya ketika bersekolah di SDN 008 Air Putih. Karena Sugiarti sangat peduli dengan lingkungan, pelan-pelan ia membuat program sekolah peduli lingkungan.

Untuk mendukung penghijauan, salah satu kegiatannya adalah setiap murid diwajibkan membawa satu tanaman ke sekolah dan murid tersebut harus bertanggung jawab terhadap tanamannya. Seakan gayung bersambut, pada 2014 SDN 008 Air Putih mendapat pelatihan program Pelita ASRI (Aman, Sehat, dan Ramah Lingkungan)  dari Tanoto Foundation.

“Wah, saya senang sekali. Ternyata ada program yang bisa mendukung keinginan saya. Tak hanya dilatih, kami juga diajak berkunjung ke sekolah contoh untuk melihat secara langsung praktik sekolah bersih dan hijau. Saya masih ingat waktu dulu kunjungan di Sekolah Alam Pelalawan. Kami pun jadi termotivasi untuk menerapkan hasil pelatihan bersama guru-guru lain,” ujar Sugiarti.

Setelah mengikuti pelatihan-pelatihan tersebut, sekolah terus melakukan pembenahan. Selain penghijauan lingkungan, Sugiarti membuat program menabung sampah. Setiap murid memiliki rekening sampah masing-masing. Bagi yang tabungannya banyak, akan diundi setiap bulan untuk mendapat hadiah berupa perlengkapan belajar.

Untuk mendukung proses belajar yang lebih kreatif, Sugiarti dan guru lainnya juga mendapat pelatihan Pelita Guru Mandiri. Dalam pelatihan ini, para guru dilatih untuk menerapkan metode belajar aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada di sekitarnya.

“Dari pelatihan Pelita Guru Mandiri ini, kami sudah menerapkan pola pembelajaran yang lain dari biasanya. Murid-murid tak lagi duduk rapi berjajar dengan guru berceramah di depan kelas. Kini mereka duduk berkelompok dan aktif bergerak untuk berdiskusi,” jelas Sugiarti.

Berkat usaha keras Sugiarti dan guru-guru lainnya, SDN 008 Air Putih kini sudah mengantongi akreditasi A. Fasilitas sekolah juga menjadi lebih baik dengan tercukupinya ruangan kelas, perpustakaan kecil, juga toilet. Sugiarti kini menikmati buah mimpinya untuk menjadikan sekolahnya asri, rindang, bersih, dan hijau demi mendukung suasana pendidikan yang lebih baik di desanya.

Baca juga, Sekolah Asri Buah Mimpi Ibu Sugiarti (Bagian 1)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *